xieshizhan

Xie Shizhan Shizhan 从 波兰戈斯托米亚 从 波兰戈斯托米亚

读者 Xie Shizhan Shizhan 从 波兰戈斯托米亚

Xie Shizhan Shizhan 从 波兰戈斯托米亚

xieshizhan

Berhubung sempet lihat thriller filmnya di bioskop, jadi pengen baca. Meskipun terkadang, membaca dengan mlihat filmnya pasti berbeda....Yah, hitung-hitung ketika nanti filmnya akan ditayangkan, setidaknya saya punya warming up sedikit tentang film ini.... :) Saya baru berada di halaman 67,Jhon Smith yang ingin hidup menjadi anak normal, hanyalah khayalan semata. Faktanya, Nomor satu telah terbunuh, nomor dua pun mengalami nasib yang sama, dan yang nomor tiga pun terbunuh pula. Sekarang giliran nomor empat, Jhon Smith yang dijaga ketat oleh Henri. Jhon Smith yang memiliki kekuatan di mana tangannya memiliki segumpal cahaya yang apabila ia marah, grogi, atau bahkan ketakutan maka cahaya biru itu akan muncul.Henri yang berperan sebagai Cepan (Penjaga) berusaha sekuat tenaga melindungi Jhon Smith yang memiliki Pusaka (Garde). Kenapa diawasi dengan ketat oleh Henri Pusaaka yang dimiliki Jhon Smith? Yup, karena itu sudah ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun. Dan kehadiran pusaka tersebut semakin membuat Jhon Smith resah. Di halaman sebelumnya pun sudah terlihat sedikit seru, ketika Jhon Smith bertemu dengan Sarah di Ohio. Dia masuk ke sekolah baru dan disitulah takdir mempertemukan mereka berdua. Sayangnya, tak semulus seperti yang dibayangkan, Jhon Smith harus bertemu dengan Mark, sosok laki-laki yang diduga adalah mantan Sarah. Namun, Sarah meninggalkannya. Mungkin karena angkuh dan kurang menghargai teman, apalagi ketika Jhon Smith datang ke kelas barunya. Hampir saja dia terjatuh, tapi usaha yang dilakukan oleh Mark belum berhasil. Jhon Smith masih sanggup berdiri tegak. Dan tetap mengikuti pelajaran Mrs. Barton. Karena Smith tetap saja tak menghiraukan Mark, alhasil ponsel Smith sempat berada di tangan Mark. Ponsel tersebut tertinggal di kelas ketika Pusaka Smith untuk pertama kali muncul. Sayangnya usaha Mark, sia-sia...karena Sarah berhasil mengambil ponsel itu dari tangan Mark. Sedikit demi sedikit akhirnya Smith pun mengetahui asal usul kematian para kaum Lorien. Sangat tragis.